Lingkup Kegiatan

Hibah diberikan kepada Pemda yang termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) seperti Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan KSN lainnya untuk penanganan jalan provinsi dan jalan kabupaten yang menghubungkan inlet/outlet ke/dari KSN atau origin-destination corridor approach (pendekatan O-D koridor).

Kriteria kegiatan yang dapat dibiayai dengan dana hibah PHJD terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik/institusi.

Kegiatan fisik mencakup:
  1. Pemeliharaan rutin jalan termasuk Backlog and Minor Works (BMW) / Rutin Kondisi, Backlog Minimum dan Holding Treatment;
  2. Pemeliharaan berkala jalan;
  3. Rehabilitasi dan peningkatan jalan.
Kegiatan non fisik atau institusi mencakup:
  1. Peningkatan kepedulian atas isu keselamatan dan kesehatan kerja (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja / SMK3);
  2. Peningkatan pemenuhan kriteria jalan yang berkeselamatan;
  3. Peningkatan kapasitas penyelenggara jalan (Dinas PU/Bina Marga, Bappeda, dan instansi terkait lainnya) termasuk penyedia jasa;
  4. Peningkatan tata kelola dan sumber daya manusia, misalnya pembentukan dan peningkatan peran FLLAJ, Pokdarwis, Simpul Pengetahuan Jalan Daerah (SPJD), Pusat Rujukan (Reference Center), dukungan terhadap kesetaraan gender dan pemberian kesempatan bagi kaum disabililitas dalam kegiatan pengelolaan jalan,dll.